No Comments 57 Views

Kapal Pesiar SILVER DISCOVERER berlabuh di Perairan Simeulue

Pagi itu (Sabtu,18 Maret 2017) empat bus angkutan milik Pemda Simeulue sudah standby di areal Pelabuhan Teluk Sinabang. Cuaca cerah dan air laut yang tenang menghiasi indahnya panorama alam Simeulue. Beberapa rekan-rekan sedang berkumpul diantaranya Ilan Surf Guide, Antonio Luckys dan Ali Kardin di dermaga. Dari medsos face book dan WA saya mendapat message bahwa kapal pesiar SILVER DISCOVERER akan mengunjungi Simeulue. Saya coba cari informasi yang lebih akurat, wah. Kebetulan ni.. Pak Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Simeulue, Pak Abdul Karim juga sedang berada dilokasi. Dan sayapun mendapat penjelasan. Kapal pesiar dalam misi expedisi dan mengunjungi wilayah-wilayah pulau untuk melihat kultur serta budaya, salah satu tujuannya adalah Simeulue. Kapal pesiar Australia dengan jumlah penumpang 67 orang yang rata-rata couple atau suami istri yaitu dari Philipine, Australia, Canada, Amerika, Thailand dan Eropa. Wah asyik ni. Simeulue semakin terkenal sebagai destinasi wisata. Pada kesempatan itu juga bertemu dengan Pak Jaksen senior HPI Medan dan Ulises Mardi Simanjuntak. Akhirnya tertarik juga untuk bergabung. Jiwa Eco-tourism yang memang sudah tertanam didalam hati serta baru beberapa bulan ini bergabung bersama Hpi Aceh semakin mendorong untuk ikut ambil bagian dalam kegiatan ini. “Nanti gabung saja dengan kami ya bang,” kata Uli. Tanpa pikir panjang saya langsung pulang kerumah untuk menyiapkan segala keperluan alat dokumentasi. Camera SLR merek canon yang setia menemani dalam setiap kegiatan dan sikecil zhazha camera action kuberi nama, siap packing in bag. Sekitar pukul 13.00 wib kembali ke dermaga yang kebetulan rumah tak terlalu jauh. Dari kejauhan kapal pesiar SILVER DISCOVERED sudah terlihat berlabuh di ujung teluk, atau di Simeulue kami menyebutnya Ujung Babang. Panitia rupanya sudah menyiapkan 4 Perahu Naga untuk menyambut tamu wisata di Teluk Sinabang. Para pendayung yang tergabung dalam PODSI menunggu di sekitar Pulau Balok kurang lebih 500 meter dari dermaga. Tak berapa lama terlihat dari kejauhan 6 speed boat warna hitam mulai melaju dari arah kapal dengan kecepatan standar. Makin mendekati Dermaga tepatnya Pulau Balok, dimana para atlit dayung Simeulue sedang menunggu dengan Perahu Naga. Sambil mengiringi speed boat yang membawa tamu wisatawan mancanegara mendekati dermaga. Hampir rata-rata mereka sudah berumur. Satu persatu para tamu wisata itu naik ke dermaga yang dibantu oleh para guide di Simeulue. WELCOME TO SIMEULUE, sapa ku..”Have a nice Island Tour,” Sir.. Kemudian para tamu dengan menggunakan bus Pemda Simeulue menuju Desa Salur Kecamatan Teupah Barat dimana acara penyambutan secara adat akan dilaksanakan. Dalam perjalanan menuju Desa Salur kebetulan saya satu bus dengan Pak Kadis Pariwisata dan Kebudayaan. Sepanjang perjalaan kami menjelaskan tentang Simeulue secara bergantian. Ketika melintas daerah pedesaan dan persawahan, salah seorang mengacungkan tangan. Please driving slowly, Katanya.. I am taking fhoto. Rupanya sibule lagi moto areal persawahan dari tepi jendela bus. Kurang lebih 45 menit kami sudah sampai di Desa Salur. Masyarakatpun menyambut penuh antusias dengan upacara penyambutan secara adat. Ketua adat Desa Salur Bapak Aliumar yang di dampingi dua Putra Putri berpakain adat memakaikan selempang motif khas Simeulue kepada kepala rombongan sebagai tanda kehormatan dan ucapan SELAMAT DATANG DI SIMEULUE khususnya di Desa Salur. Sambil diiringi gendang saramo dua pendekar cilik menampilkan atraksi pencak silat di hadapan para tamu. Riuh tepuk tangan dan sorak sorai mengiringi penampilan. Para tamu duduk dikursi yang disiapkan pantia, namun beberapa diantara mereka lebih memilih duduk di hamparan rumput yang hijau dibawah pohon cemara. “It’s natural..!! Kata salah satu tamu. Sebelum penampilan seni dimulai, Wakil Bupati Simeulue (Bapak Hasrul Edyar, S.Sos, M. AP) menyampaikan sepatah kata sebagai ucapan SELAMAT DATANG DI SIMEULUE yang di traslate oleh Pak Jeksen dengan gaya bahasa yg mudah dimengerti. Semua penampilan yang ditampilkan oleh sanggar Anak Sibok yg dimotori oleh sahabat saya Jurnaidin Syakur telah membuat para tamu terpukau, apa lagi atraksi debus, semua penonton tepuk tangan ketika para pemain debus memainkan atraksinya. Para rombongan bule itu sampai tak percaya pedang dan rencong yang tajam tak bisa melukai tubuh para pemain debus. Mereka berlomba mengabadikan dengan camera. Kalau kita mungkin sudah biasa melihatnya. Tapi untuk para tamu tamu bule, mungkin baru kali ini bisa melihat atraksi seperti ini. Amazing,..!!. Kata salah seorang tamu. Setelah penampilan, tak lupa perwakilan dari tamu yang diwakil oleh Mr.Brett Safoul (35), menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas penampilan seni tradisional yang telah ditampilkan dan menyambut kehadiran rombongan dengan baik. Thank you..Thank you..Thank you..!! Selanjutnya rombongan bule menuju sekolah untuk melihat para pelajar yang sedang belajar dan bermain bersama anak-anak sekolah. Di sudut lapangan voly salah seorang bule yang sedang bermain bola voly bersama anak-anak, walau bertubuh tambun namun gesit memukul bola. Sambil duduk istrahat, Dia menyalami dan memperkenalkan namanya. Martin yang berumur 63 tahun juga seorang surfer/peselancar. Saya sangat tertarik dengan pantai dan ombak Simeulue walau hanya selintas melihatnya. Suatu saat saya akan datang kembali membawa papan surfing dan Joran untuk memancing ikan, kata Martin. Setelah mengunjungi sekolah para tamu bule melanjutkan jalan kaki mengelilingi Desa Salur. Ibu-ibu yang sedang membuat tikar pandan tak luput dari perhatian para tamu, petani yang sedang membajak sawah dan anak-anak yang sedang memandikan kerbau di bawah jembatan gantung merupakan pemandangan yang sangat menarik dan alami. Anak-anak bergelantungan sambil sekali-kaki terjun salto ke sungai. Pohon rindang di tepi jalan semakin menambah kesejukan saat mengelilingi Desa Salur. Tepat pukul 17.30 wib bus kembali membawa rombongan menuju dermaga untuk kembali ke Kapal Pesiar SILVER DISCOVERER

SILVER DISCOVERED 09

Para Atlit Dayung Perahu Naga sedang mengiringi speed boat para wisatawan

SILVER DISCOVERED 56

Pelabuhan Teluk Sinabang

SILVER DISCOVERED 54

Jembatan Gantung di Desa Salur

SILVER DISCOVERED 51

Jembatan Gantung di Desa Salur

SILVER DISCOVERED 48

Mengelilingi Desa Salur

SILVER DISCOVERED 45

Para tamu sedang memeriksa pedang dan rencong untuk atraksi debus

SILVER DISCOVERED 44

Wakil Bupati Simeulue ( Bapak Hasrul Edyar, S.Sos, M.AP) sedang menunjukan rencong yang bengkok kepada ketua rombongan

SILVER DISCOVERED 40

Tarian Sanggar Anak Sibok

SILVER DISCOVERED 38

Menyaksikan Atraksi

SILVER DISCOVERED 37

Para Tamu Bule

SILVER DISCOVERED 36

Tari Angguk Sanggar Anak Sibok

SILVER DISCOVERED 30

Penyambutan secara adat

SILVER DISCOVERED 29

Atraksi Kumedang Saramo

SILVER DISCOVERED 27

Dua Pendekar Cilik sedang menunjukan Atraksi Pencak Silat

SILVER DISCOVERED 18

Ilan Surf Guide sedang membantu para tamu

SILVER DISCOVERED 16

Para tamu turun dari spead boat

SILVER DISCOVERED 13

Para tamu turun dari spead boat

SILVER DISCOVERED 12

Para tamu turun dari spead boat

 

 

Comments

comments

About the author:
Has 19 Articles

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Calendar Event
April 2019
M T W T F S S
« Jul    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
NEWSLETTER

Back to Top